Jumat , 18 Januari 2019
Berita Pramuka

Pramuka Santri, Ngantri Ikut KMD

CIGOMBONG, SAKTI NEWS- Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) serta Training of Leadership dan Management diikuti oleh santri Pesantren Daarul ‘Ulum Lido yang dilaksanakan selama 10 hari dari mulai tanggal 25 agustus – 4 september 2018 di Aula Pesantren Modern Daarul ‘Ulum Lido, Cigombong. Selasa, (28/08).

Baka (panggilan tenar) selaku ketua pelaksana mendatangkan pemateri dari Pusdiklatcab Kab. Bogor.

“Pemateri didatangkan langsung dari Pusdiklatcab Kab. Bogor. Kami agendakan kegiatan ini dari jauh-jauh hari agar bisa mendatangkan dari Pusdiklatcab Kab. Bogor. Yang kami targetkan adalah dari umat, oleh umat, dan untuk umat semuanya atas ridha’ Allah Swt.,” ungkapnya.

Generasi Pramuka adalah Perekat NKRI. Dari tahun ke tahun manusia semakin banyak. Dapat dikatakan juga anggota Pramuka semakin banyak. Maka Pramuka bisa menjadi perekat NKRI. Hal ini merupakan tema dari Hari Pramuka ke-57. Maka dari itu, sudah sepatutnya mempersiapkan dan mendidik seorang anggota Pramuka agar semakin terarah kedepannya.

“Jadi kita harus mendidik calon-calon penerus generasi kita. Kakak-kakak yang handal yang bisa mengayomi sebagai mana teladan Pramuka untuk adik-adik selanjutnya,” tambahnya.

Peserta berjumlah 302 orang baik putra maupun putri yang memang sudah ditargetkan.karena KMD sebagai jalan awal untuk peserta didik melatih atau mendidik adik-adiknya.

Kegiatan dari tanggal 25 Agustus sampai selesai nanti diisi dengan outbond, kursus, dan pelatihan baik dalam ruangan maupun di luar ruangan.

“KMD ini diisi dengan outbound, kursus dan pelatihan baik dslam ruangan maupun luar ruangan. KMD merupakan program tahunan pramuka Pesantren Modern Daarul ‘Ulum Lido khusus bagi peserta didik atau santri yang akan menjadi pembina, agar ada bekal untuk mendidik, melatih, dan membina adik-adik kelasnya,” paparnya.

Selama masih ada Pusdiklatcab haruslah dimanfaatkan dalam proses pengembangan diri untuk anggota Pramuka.

“Selagi ada kakak pelatih, ini adalah proses pengembangan diri. Selama masih ada pelatih saya berpesan, ambil dan galilah apa yang ada diberikan oleh pelatih. Pada dasarnya itu untuk yang terbaik bagi peserta,” pesannya.

Laporan: Asep Saepudin
Editor : MHT
(Kominfo Kwarcab kab Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *