Minggu , 24 Februari 2019
Berita Pramuka

Pramuka dan Kaulinan Urang Lembur Lestarikan Permainan Tradisional

BABAKAN MADANG, SAKTI NEWS – Festival Kaulinan Urang Lembur yang di selenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Pramuka kwarcab Kabupaten Bogor di ikuti Sekolah perwakilan Menengah pertama se Kabupaten Bogor di Jungle Land. Sabtu lalu (24/08).

Seluruh peserta dan pendamping melakukan registrasi ulang di depan pintu masuk, terlihat panitia sangat antusias menerima kedatangan peserta.

Sesampainya di lokasi pertandingan seluruh panitia mengecek seluruh peralatan lomba terlebih dahulu sebelum di gunakan lomba serta para peserta melihat seluruh Halang rintangan yang telah di siapkan guna mengecek kesiapan mereka di arena pertandingan.

Drs. Rahmat suryana M.Si selaku ka Disbudpar Kabupaten Bogor mengatakan acara ini rutin kita adakan setiap tahun dalam rangka melestarikan nilai nilai kebudayaan yang berada di Kabupaten Bogor.

“ya itu permainan tradisional yang mungkin hampir anak – anak tidak tahu maka dari itu kami mengalkan kembali permintaan ini agar terus lestari dan tidak dilupakan oleh para anak – anak masa kini,” ungkapnya.

Dikatakan Ka Disbudpar  dia berharap dengan dikenalkannya kembali permainan tradisional ini pelajar dapat mengetahui dan turut serta mendapatkan pengalaman menarik.

“Walau terkesan jadul, semua permainan memiliki makna berbeda bahkan satu permainan bersiapat kesatria patriot dalam olahraga tradisional.” Tandasnya.

Johanna Hehakaja selaku General manager jungle land sangat mendukung digelarnya kegiatan alimpiado yang digelar oleh Disbudpar.

 

“Kami sangat mensuport untuk dinas Pariwisata pada program ini, fasilitas yang kami berikan antara lain mulai dari tiket masuk sampai kepada arena bermainnya,” Ungkapnya bangga.

Kita melihat bahwa permainan tradisional lanjut dia hampir punah, maka dari itu pihak Jungle Land masih teteap konsen dalam mendukung kegiatan kaulinan tradisional ini.

 

“Jangan sampai permainan permainan tradisional ini punah dan harus bisa terus di nikmati sampai generasi mendatang.” Pungkasnya.

Laporan : Ahmad Ridwan ( Kominfo kwarcab Kabupaten Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *