Sabtu , 23 Februari 2019
Berita Pramuka

Gerakan Pramuka Kwarran Cibinong, Ikuti Sosialisasi Pengembangan Budaya Sadar Bencana BPBD Kabupaten Bogor

SAKTI NEWS – Menindaklanjuti Kerjasama antara Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bogor bersama Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Budaya Sadar Bencana di Aula Kecamatan Cibinong. Sabtu, (28/07).

Adalah Kwartir Ranting (kwarran) Cibinong ditunjuk oleh Kwarcab Kabupaten Bogor untuk mengawali kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya Andri selaku Ka Kwarran dirinya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BPBD.
 
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan dan dikerjasamakan dengan Kwarran Cibinong,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut Andri mengatakan bahwa jika sosialisasi sadar bencana yang diberikan kepada Anggota Pramuka Siaga sebanyak 80 dan Penggalang 50 Anggota tentu akan bermanfaat.
 
“Sejak dini para anggota Pramuka Siaga dan Penggalang di bekali teknik dan wawasan kesiap siagaan bencana, saya yakin hal ini dapat memberikan ilmu bagi para anggota pramuka yang mengikuti kegiatan ini dalam mengantisipasi bencana yang alan terjadi di wilayah kami.” Pungkasnya.
 
Ditempat yang sama, Hendar Suhendar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan BPBD Kabupaten Bogor mengatakan, sesuai dengan Peratuan Kepala BNPB (Perka) tentang Pengembangan budaya sadar bencana kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. 
 
“Ini adalah kali ketiga setiap tahun dilaksanakan, Pengembangan Budaya Sadar Bencana ditargetkan kepada anak usia didik hingga dewasa,” ujarnya.
Masih kata dia kegiatan dilakukan dengan penyampaian program yang dilaksanakan menggunaka beberapa metode, diantaranya pelatihan PB, sosialisasi dan simulasi/bimtek.
“Saya berharap kegiatan yang dikerjasamakan dengan Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor dapat dilaksanakan disetiap Kwarran se Kabupaten Bogor.” Pungkasnya.
Sosialsisasi yang dilaksanakan tentu memiliki target dan harapan yang baik agar peserta dapat memahami dan dapat mempersiapkan individunya masing-masing ketika terjadi bencana, sehingga terjadinya bencana dapat meminimilasir korban terdampak bencana itu sendiri.
Adapun rangkaian kegiatan di isi dengan paparan/sisialisasi dengab metode visualisasi, lomba mewarnai dan pembuatan tandu darurat untuk mengevakuasi korban bencana.
Laporan :
YENDIH ( Humas Kominfo Kwacab Kabupaten Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *